Isu degradasi mangrove semakin mengemuka seiring menurunnya fungsi ekosistem penting yang disediakannya, seperti perlindungan pesisir, dukungan perikanan, serta peran dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Berbagai upaya restorasi mangrove telah dilakukan, namun pendekatan konvensional melalui penanaman sering kali belum berhasil mengembalikan fungsi ekosistem secara optimal. Berangkat da…
Perbaikan saluran dan relokasi substrate merupakan salah satu pendekatan utama dalam kegiatan rehabilitasi mangrove. Kedua komponen tersebut termasuk dalam metode perbaikan hidrologi. Kondisi ekosistem mangrove yang rusak perlu mendapatkan stimulan melalui tindakan intervensi guna menunjang percepatan dalam pengembalian fungsi hidrologi itu sendiri. Perbaikan hidrologi perlu dilakukan dengan…
Keberhasilan restorasi mangrove dalam skala besar memerlukan pergeseran paradigma dari sekadar penanaman bibit menuju pendekatan yang lebih holistik dan terencana. Tulisan ini mengulas implementasi pendekatan Restorasi Ekologis Mangrove (Ecological Mangrove Restoration/EMR) yang dikembangkan oleh IUCN Mangrove Specialist Group sebagai solusi atas kegagalan metode konvensional. Melalui program "…
Restorasi mangrove seringkali menghadapi tantangan kegagalan akibat intervensi yang hanya berfokus pada penanaman bibit secara teknis tanpa mempertimbangkan kondisi ekologis dan sosial. Buku ini memaparkan inisiatif Wetlands International melalui program "To Plant or Not To Plant" (TPNTP), sebuah program global berdurasi tiga tahun yang menargetkan rehabilitasi 30.000 hektar mangrove di 10 nega…