Text
Panduan Teknis Perbaikan Hidrologi melalui Perbaikan Saluran dan Relokasi Substrat pada Kegiatan To Plant or Not To Plant (TPNTP) di Desa Liagu, Provinsi Kalimantan Utara
Perbaikan saluran dan relokasi substrate merupakan salah satu pendekatan utama dalam kegiatan rehabilitasi mangrove. Kedua komponen tersebut termasuk dalam metode perbaikan hidrologi. Kondisi ekosistem mangrove yang rusak perlu mendapatkan stimulan melalui tindakan intervensi guna
menunjang percepatan dalam pengembalian fungsi hidrologi itu sendiri. Perbaikan hidrologi perlu dilakukan dengan prosedur yang benar dan melibatkan banyak pihak dalam kegiatan perencanaan dan implementasinya. Oleh karena itu, metode perbaikan saluran dan relokasi substrate perlu perhatian penting guna menunjang proses rehabilitasi mangrove itu sendiri.
Pengetahuan mengenai kondisi biofisik, biologis dan kimia dalam diperlukan sebelum melakukan rehabilitasi mangrove. Rehabilitasi mangrove memiliki kategori unik di setiap wilayah yaitu terkait luasan, tingkat kerusakan, kondisi hidrologi, Bio diversitas, sejarah kerusakan, kondisi mangrove sekitar
dan tingkat ketergantungan dengan masyarakat sekitar. Wilayah rehabilitasi harus disesuaikan dengan rencana design rehabilitasi berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, program rehabilitasi mangrove yang efektif harus mempertimbangkan keunikan ekosistem mangrove itu
sendiri, dan tujuan rehabilitasi sesuai dengan kebutuhan proyek dan harapan para stakeholders terkait.
Tulisan ini merupakan beberapa bagian dalam Ecological mangrove rehabilitation untuk memperbaiki kondisi hidrologi mangrove. Perbaikan kondisi hidrologi mangrove yang akan dibahas terdiri atas perbaikan saluran, penempatan relokasi substrate. Faktor kunci dalam mengidentifikasi dan memahami setiap parameter kondisi mangrove di sekitar dan di wilayah rehabilitasi menjadi faktor kunci dalam konsep rehabilitasi mangrove. Penggalian informasi kondisi mangrove sekitar dan wilayah
rehabilitasi akan dibahas pada BAB 1: Penilaian Pendahuluan, Penilaian Biofisik. Informasi ini akan diterjemahkan ke dalam arahan teknis rehabilitasi pada BAB 2: Arahan Teknis Perbaikan Saluran, Arahan Penempatan Relokasi Substrate. Selanjutnya, arahan teknis rehabilitasi akan diterjemahkan
pada Tindakan teknis rehabilitasi BAB 3: Tindakan Teknis Persiapan lapangan, Tindakan Teknis Penggalian Saluran, Tindakan Relokasi Substrate.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain